Aksi Kepedulian Polairud Polres Lamongan, Evakuasi ODGJ Pesisir Menuju RSJ Lawang

LAMONGAN | PANTURAPOS – Pendekatan humanis ditunjukkan jajaran kepolisian di Kabupaten Lamongan dalam merespon keresahan warga. Satpolairud Polres Lamongan bersama personel Polsek Paciran bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial IK (45), warga setempat, yang diduga mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) lantaran aksinya sempat membuat resah warga di kawasan pesisir.

Evakuasi yang melibatkan unsur kepolisian dan masyarakat sekitar ini bertujuan membawa IK untuk mendapatkan perawatan medis intensif di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang.

Kepala Seksi Humas (Kasihumas) Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., mewakili Kasat Polairud AKP Guntur, mengungkapkan bahwa langkah sigap ini diambil menyusul laporan dari sejumlah ibu rumah tangga yang merasa terancam dan terganggu dengan aksi amuk IK di kawasan Kampung Nelayan, Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran.

“Begitu menerima aduan dari masyarakat, khususnya para ibu di sekitar lokasi, tim gabungan Satpolairud dan Polsek Paciran langsung meluncur ke tempat kejadian perkara guna melakukan evakuasi secara persuasif dan aman,” ujar IPDA Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Ia menambahkan, tindakan penjemputan dan rujukan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh, tidak hanya menjaga keamanan kamtibmas, tetapi juga peduli terhadap permasalahan sosial di tengah masyarakat.

“Polri hadir untuk melayani siapa saja, termasuk warga yang membutuhkan perhatian khusus. Sinergi antara aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan kepedulian warga sangat penting agar individu yang membutuhkan bantuan medis bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat,” imbuhnya.

Melalui momen ini, pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar senantiasa mengedepankan empati. Warga diminta untuk menghindari tindakan diskriminatif atau memberikan stigma negatif terhadap penderita gangguan kejiwaan, serta dianjurkan segera melapor ke aparat desa atau kantor polisi terdekat apabila mendapati situasi serupa. [SAT]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *