NGAWI | PANTURAPOS – Tahap akhir atau finishing pembangunan jembatan yang menjadi sasaran fisik utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0805/Ngawi di Desa Jatipuro mulai dikebut. Guna menjamin standar kualitas, kekuatan, dan kerapian infrastruktur tersebut, jajaran Satgas TMMD sengaja menggandeng warga setempat yang memiliki keahlian khusus di sektor konstruksi bangunan, Sabtu (31/10/2026).
Komandan Tim (Dantim) Satgas TMMD, Serka Marno, menegaskan bahwa pekerjaan pada fase penyelesaian ini menuntut tingkat ketelitian yang tinggi. Menurutnya, aspek estetika dan ketahanan struktur pada tahap akhir tidak boleh dikerjakan secara sembarangan agar bangunan dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.
“Pekerjaan finishing ini krusial dan membutuhkan keahlian teknis pertukangan. Oleh karena itu, kami mengoordinasikan personel Satgas bersama warga yang berlatar belakang tukang bangunan profesional untuk berkolaborasi menyelesaikan detail akhir jembatan ini,” ujar Serka Marno di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat lokal tidak hanya berdampak pada percepatan teknis di lapangan, tetapi juga merefleksikan kuatnya nilai-nilai gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Seluruh elemen bekerja bersama bahu-membahu menuntaskan setiap detail sisa pengerjaan.
Melalui kehadiran program TMMD ke-130 ini, warga Desa Jatipuro dan sekitarnya diharapkan segera bisa menikmati akses transportasi yang lebih aman dan lancar, yang pada gilirannya mampu mendongkrak roda perekonomian serta mobilitas harian masyarakat setempat. [Don]












