NGAWI | PANTURAPOS — Sinergi kuat antara aparat keamanan dan warga kembali membuahkan hasil cepat. Insiden kebakaran hutan yang melanda kawasan vegetasi pinus di lereng Gunung Lawu, tepatnya wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, berhasil ditaklukkan petugas gabungan bersama masyarakat pada Minggu malam (25/10/2026).
Titik api yang pertama kali terpantau sekitar pukul 18.35 WIB tersebut membakar area seluas kurang lebih 0,2 hektare. Material yang terdampak meliputi tegakan pohon pinus, semak belukar, serta tumpukan serasah dan ranting kering di petak 46 G, Blok Sumber Nogo, RPH Campurejo, BKPH Lawu Utara.
Mendapat laporan darurat tersebut, jajaran Polsek Kendal bersama Koramil, unsur Forkopimcam, Tim Pemadam Kebakaran, BPBD Ngawi, Asper perhutani, relawan, LMDH Ngrayudan Jogorogo, serta warga setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Operasi pemadaman dilakukan secara taktis dengan teknik pembuatan sekat bakar atau ilaran guna melokalisasi pergerakan api. Tim gabungan juga mengerahkan dua unit armada pemadam dan kendaraan suplai air dari BPBD Kabupaten Ngawi untuk melakukan penyemprotan langsung pada titik-titik api yang masih menyala.
Berkat kesigapan dan kerja sama kolektif seluruh unsur yang terlibat, amukan si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.50 WIB. Kendati demikian, personel gabungan tetap menyiagakan tim piket di sekitar lokasi guna melakukan pendinginan serta memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kembalinya titik api.
Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kendal AKP Agus Pujiono, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan kecepatan bertindak masyarakat bersama instansi terkait dalam menanggulangi musibah ini. Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca kering yang rentan memicu karhutla.
“Kami mengimbau warga agar menghindari segala tindakan yang berisiko memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan, membuka lahan dengan cara dibakar, maupun membuang puntung rokok tanpa memastikan api benar-benar padam di kawasan hutan,” ujar AKP Agus Pujiono.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penjagaan kelestarian lingkungan dan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ngawi. [Don]
#PolresNgawi #Polri #Karhutla #NgawiRamah #PolisiBersamaMasyarakat












