NGAWI | PANTURAPOS — Paradigma bahwa kantor polisi adalah tempat yang kaku dan menakutkan bagi anak-anak berhasil dipatahkan oleh jajaran Polres Ngawi. Hal ini terlihat dari keceriaan sekitar 300 siswa SDN 1 Karangasri yang mendatangi Mapolres Ngawi pada Rabu (7/10/2026).
Kedatangan ratusan pelajar tingkat sekolah dasar tersebut disambut dengan tangan terbuka secara humanis. Suasana formal yang biasa melekat pada instansi penegak hukum seketika cair, digantikan dengan gelak tawa dan antusiasme tinggi dari para siswa saat diterima di Ruang Guyup Polres Ngawi.
Tidak hanya sekadar berkunjung, para siswa diajak berpetualang edukatif mengenal lebih dalam fungsi dan tugas operasional kepolisian. Dipandu langsung oleh personel kepolisian, mereka mendatangi berbagai satuan kerja, mulai dari Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), Satuan Binmas, hingga Satuan Reserse Narkoba.
Dalam kunjungan interaktif tersebut, anak-anak mendapatkan pemahaman mendasar mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban berlalu lintas, serta cara menghindari pengaruh buruk dan penyalahgunaan narkotika sejak dini. Pendekatan ini dikemas secara sederhana agar mudah dicerna oleh anak-anak.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen institusinya dalam menanamkan citra positif kepolisian di mata generasi muda. Menurutnya, penting bagi anak-anak untuk melihat polisi sebagai pelindung sekaligus teman yang ramah.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi lebih dekat. Polisi bukan sosok yang harus ditakuti, tetapi merupakan sahabat yang hadir untuk melindungi, mengayomi, dan membantu masyarakat,” tegas AKBP Prayoga.
Ia menambahkan, pengenalan tugas kepolisian sejak dini juga berperan penting sebagai media pembentukan karakter. Diharapkan para siswa tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, patuh hukum, serta memahami arti penting keselamatan di jalan raya.
Kegiatan penuh kehangatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi pihak sekolah. Salah satu guru pendamping, Rina, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas sambutan ramah yang diberikan oleh jajaran Polres Ngawi kepada anak didiknya.
“Alhamdulillah, anak-anak senang sekali. Terima kasih pak polisi dan ibu-ibu polwan,” ucap Rina.
Melalui program edukatif seperti ini, Polres Ngawi optimis kedekatan emosional antara anak-anak dan aparat penegak hukum dapat terus terjalin kuat, sehingga rasa aman dan kepercayaan masyarakat kian tumbuh sejak usia dini. [Don]












