TUBAN | PANTURAPOS — Komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan transparan kembali menarik perhatian daerah lain. UOBF Puskesmas Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, baru saja menerima kunjungan studi tiru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran bersama Tim Kerja Zona Integritas (ZI) UPTD Puskesmas Padaherang, Kamis (5/11).
Agenda utama kunjungan ini adalah mendalami praktik baik (best practices) pengelolaan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus memperkuat mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Penyambutan hangat diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban. Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, dr. Atiek Supartiningsih—mewakili Plt. Kepala Dinkes P2KB—menyatakan apresiasinya atas kedatangan rombongan dari Jawa Barat tersebut.
“Suatu kebanggaan bagi kami di Puskesmas Jenu dapat dikunjungi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran beserta jajaran. Momentum ini sangat baik untuk saling bertukar gagasan demi kemajuan layanan kesehatan di daerah masing-masing,” ungkap dr. Atiek di hadapan para tamu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Dr. dr. Hj. Titi Sutiamah, MM., menjelaskan bahwa pemilihan Puskesmas Jenu sebagai lokasi kaji banding didasari oleh reputasi dan keberhasilan instansi tersebut dalam membangun sistem birokrasi yang akuntabel.
Menurutnya, kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan wadah strategis untuk menyerap ilmu langsung di lapangan.
“Kunjungan hari ini adalah ruang bagi kami untuk belajar dan menggali praktik terbaik. Kami ingin melihat secara langsung bagaimana proses pembangunan Zona Integritas dijalankan di sini,” kata dr. Titi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi utama dari Zona Integritas tidak terletak pada tumpukan dokumen administratif maupun kelengkapan eviden semata. Nilai inti berupa integritas personal, transparansi, serta budaya melayani yang tulus harus tercermin dalam dinamika kerja sehari-hari.
“Keberhasilan sejati dari Zona Integritas diukur dari sejauh mana nilai-nilai tersebut mendarah daging dalam keseharian organisasi. Semoga pembelajaran di Tuban ini bisa kami adaptasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Padaherang,” tambahnya.
Acara sharing session ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala UOBF Puskesmas Jenu, drg. Balqis Charisa Amanda Y., beserta tim internal, serta perwakilan Inspektorat Kabupaten Tuban, Amalia Citra Novitasari, S.E.
Dari pihak Kabupaten Pangandaran, rombongan yang hadir meliputi Sekretaris Dinkes dr. Liza Octa Ferostina; perwakilan Inspektorat Ariyanto, S.IP., MM., dan Risky Fadilah, S.Tr.IP.; Kepala UPTD Puskesmas Padaherang Suryati, S.KM., M.Si.; serta jajaran Tim Kerja ZI UPTD Puskesmas Padaherang.
Melalui sinergi lintas daerah ini, kedua belah pihak optimistis standar pelayanan publik di fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat terus ditingkatkan, sejalan dengan reformasi birokrasi nasional yang bersih dari korupsi dan berorientasi kepuasan masyarakat. [J2]












