LAMONGAN |PANTURAPOS – Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga besar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ASLI. Komandan Satuan Tugas (Satgas) LSM ASLI, M. Asyhuri, dikabarkan berpulang ke Rahmatullah pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kepergian almarhum meninggalkan kekosongan yang besar di tubuh organisasi serta kesan mendalam bagi masyarakat yang pernah bersentuhan langsung dengan pengabdiannya.
Sejak resmi menjejakkan kaki di LSM ASLI pada tahun 2024, M. Asyhuri langsung dipercaya mengemban tanggung jawab strategis sebagai Komandan Satgas. Selama lebih dari dua tahun masa baktinya, almarhum konsisten menunjukkan integritas tinggi, ketegasan sikap, serta loyalitas tanpa batas terhadap setiap agenda organisasi.
Dalam kesehariannya, figur M. Asyhuri dikenal sangat lekat dengan tugas-tugas pengawalan pimpinan tertinggi organisasi. Ia kerap mendampingi Ketua Umum DPP LSM ASLI, Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.Pd., turun langsung ke lapangan. Peran aktifnya meliputi pengawalan proses advokasi hukum bagi warga yang membutuhkan keadilan, penyaluran program bantuan sosial, hingga memfasilitasi dialog interaktif dengan masyarakat di berbagai wilayah.
Bagi organisasi, kehadiran M. Asyhuri melampaui batas tugas pengamanan fisik semata. Ia adalah garda terdepan yang memastikan setiap misi kemanusiaan dan sosial berjalan lancar, aman, serta tepat sasaran, tanpa mempedulikan hambatan cuaca maupun jarak tempuh.
Kehilangan sosok teladan ini dirasakan langsung oleh pimpinan pusat organisasi. Ketua Umum DPP LSM ASLI, Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan penghormatan dan rasa kehilangan yang teramat besar atas wafatnya sang komandan.
“Almarhum bukan sekadar rekan kerja atau pengawal, melainkan sahabat setia yang selalu bisa diandalkan dalam situasi apa pun. Dedikasi dan kesetiaannya adalah anugerah yang tak ternilai bagi kami,” ungkap Muhammad Wahid.
Meski fisik sang komandan kini telah tiada, jejak langkah, semangat perjuangan, serta keteladanan moral yang ditorehkannya akan terus hidup di dalam sanubari seluruh anggota LSM ASLI. Segenap keluarga besar organisasi mendoakan agar almarhum diberikan tempat mulia di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan kekuatan. [WHD]












