Daerah  

Menuju Grand Final Pameran 100% Tuban, 50 Semifinalis Putra Putri Batik Ikuti Audisi Tatap Muka

TUBAN | PANTURAPOS – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) terus menguatkan komitmen dalam menjaga serta mempromosikan warisan batik khas daerah. Langkah tersebut direalisasikan lewat ajang Pemilihan Putra Putri Batik Kabupaten Tuban 2026 bertajuk “The Elegance of Tuban Heritage”.

Sebanyak 50 peserta yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dari total 142 pendaftar berhak melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Ajang seleksi tatap muka tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat RH Ronggolawe, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Sabtu (31/10/2026).

Kepala Bidang Perindustrian Disnakerin Tuban, Eryan Dewi Fatmawati, M.Ec., MSE., Ak., menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang secara berjenjang guna melahirkan sosok duta budaya yang kompeten dalam mengenalkan kekayaan wastra Tuban ke tingkat yang lebih luas. Tahapan diawali dari seleksi berkas, penilaian semifinal, masa karantina, hingga puncak penobatan.

Dukungan penuh turut disampaikan Kepala Disnakerin Kabupaten Tuban, Drs. Rohman Ubaid. Ia mengapresiasi tingginya minat pemuda daerah dalam mendukung kelestarian identitas lokal.

“Seleksi ini tidak semata-mata menilai penampilan fisik. Kami mencari figur berpengetahuan luas, berkarakter kuat, serta berdedikasi dalam menjaga eksistensi Batik Tuban di era modern,” ujar Rohman Ubaid.

Proses penilaian dipandu langsung oleh Dewan Pembina Paguyuban Putra Putri Batik Tuban, Tri Rahmat Subagio, bersama sang Ketua Umum, Muhammad Wiladanun Mustafid. Para peserta yang berasal dari tingkatan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum diuji lewat empat kriteria utama: public speaking, pengetahuan umum, kepribadian, dan wawasan seni bakat.

Menurut Wiladanun, pos public speaking menguji kecakapan penyampaian gagasan, sedangkan tes pengetahuan umum dan karakter menggali wawasan serta integritas diri. Pada sesi unjuk bakat, peserta diberikan ruang mengekspresikan kreativitasnya secara maksimal.

“Keberagaman latar belakang peserta memberikan warna tersendiri. Semangat dan potensi antusiasme mereka tercermin kuat selama tahapan seleksi,” imbuh Tri Rahmat.

Para peserta terbaik hasil semifinal ini dipastikan melaju ke babak Grand Final yang akan dihelat bersamaan dengan pembukaan pameran 100% Tuban pada November 2026 mendatang. Melalui seleksi terstruktur ini, Pemkab Tuban berharap lahir duta daerah yang tidak hanya berbudaya, tetapi juga berdaya saing tinggi. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *