PEMALANG | PANTURAPOS – Ribuan warga memadati kawasan Citywalk Pemalang pada Sabtu malam (31/10/2026) untuk menyaksikan gelaran Karnaval Budaya dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Acara yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” ini turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, S.Sos., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan tokoh agama ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kebhinekaan serta mendorong peran santri sebagai pilar kebangsaan. Parade budaya yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga 22.50 WIB tersebut menempuh rute dari depan Kantor PCNU di Jalan Pemuda, menyusuri Citywalk Jalan Jenderal Sudirman, dan berakhir di Alun-Alun Pemalang.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, S.Sos., menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam momentum ini merupakan bagian dari upaya merawat sinergi antara aparat kemanan, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat.
“Peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkokoh persatuan dan nilai-nilai toleransi. Santri memiliki peran strategis sebagai garda terdepan menjaga keutuhan NKRI demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas,” tegasnya di sela-sela kegiatan.
Acara yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ini melibatkan sedikitnya 3.000 peserta dari 54 kontingen, yang terbagi dalam kategori santri dan umum. Sepanjang rute, para peserta menampilkan berbagai kreativitas pertunjukan, mulai dari seni Islami, busana adat, hingga atraksi budaya lokal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, S.STP., M.AP., mewakili Plt. Bupati Pemalang H. Nurkholes, S.H., M.Si., mengajak masyarakat menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi antarorganisasi keagamaan serta memupuk solidaritas sosial. Pihaknya juga mengingatkan peserta untuk senantiasa menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Kemeriahan karnaval ditutup dengan pengumuman pemenang parade. Pada Kategori Umum, Grup Sarung Goyor keluar sebagai Juara I, disusul MWC NU Bodeh di posisi kedua, dan PD Muhammadiyah di peringkat ketiga. Sementara pada Kategori Santri, Juara I diraih oleh Pondok Pesantren Al Hikmah Mereng Warungpring, Juara II PP Muta’alim Karangtengah Warungpring, serta Juara III PP Nurul At Fal Ulujami.
Suasana perayaan kian meriah dengan penampilan Orkes Melayu Sivana yang menghibur warga hingga penghujung acara. Gelaran Karnaval Budaya ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus melestarikan budaya bangsa. [SIS]












