LAMONGAN | PANTURAPOS – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan terus memperkuat kolaborasi bersama tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam demi mengawal kondusifitas wilayah. Langkah ini diwujudkan melalui agenda silaturahmi Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., bersama jajaran pengurus PCNU serta Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Lamongan di Lobi Mapolres, Selasa (20/10).
Dalam pertemuan pertama bersama pengurus PCNU Lamongan yang diwakili Ketua Panitia Hari Santri, Nurul Anwar, pembahasan difokuskan pada pematangan skema pengamanan agenda puncak Hari Santri Nasional. Kegiatan berupa jalan sehat massal sepanjang 4 kilometer tersebut dijadwalkan berpusat di Alun-Alun Lamongan pada Minggu (25/10).
AKBP Adhytiawarman menegaskan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh satuan fungsi di Polres Lamongan untuk melakukan pemetaan serta penyiapan pengamanan secara terukur.
“Langkah taktis pengamanan sudah kami susun demi menjamin seluruh rangkaian puncak peringatan Hari Santri berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami berkomitmen memberikan pengawalan maksimal serta mengajak jajaran PCNU untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolres.
Pada sesi berikutnya, Kapolres menerima kunjungan delegasi PD Muhammadiyah Lamongan yang dipimpin langsung oleh Ketua PD Muhammadiyah, KH. Drs. Shodikin, M.Pd. Dalam dialog tersebut, pihak Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas konsistensi jajaran kepolisian dalam mengurai kemacetan dan menjaga ketertiban lalu lintas saban pagi di titik-titik rawan perkotaan.
Selain persoalan lalu lintas, isu pembinaan generasi muda menjadi sorotan utama. Pengurus PD Muhammadiyah mendorong perlunya keterlibatan aktif kepolisian, lembaga pendidikan, hingga pemerintah desa untuk mengintensifkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika dan minuman keras (miras) di kalangan remaja, termasuk di sekolah-sekolah naungan Muhammadiyah.
Menanggapi masukan tersebut, Kapolres menyatakan bahwa sosialisasi dan edukasi hukum ke lembaga pendidikan sudah masuk dalam agenda prioritas yang dijalankan secara berkala.
“Kami terus memperluas jangkauan program penyuluhan ke sekolah-sekolah di seluruh penjuru Kabupaten Lamongan. Dukungan serta koordinasi dari organisasi seperti PD Muhammadiyah tentu sangat krusial agar benteng pencegahan bahaya narkoba bagi generasi muda ini makin solid,” terangnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., menambahkan bahwa pertemuannya dengan dua ormas besar ini menjadi momentum strategis untuk merekatkan kemitraan. Sinergi ini tidak hanya berfokus pada suksesnya acara keagamaan, namun juga melingkupi perlindungan generasi muda serta penciptaan rasa aman di wilayah Lamongan secara berkelanjutan. [Red]












