LAMONGAN, Panturapos.com | Menanggapi pemberitaan di sejumlah media massa serta informasi yang beredar di media sosial terkait aduan kualitas menu makanan, khususnya ayam goreng Kentucky, dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (26/8/2026), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lamongan Babat 01 menyampaikan hak jawab dan klarifikasi resmi.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik sekaligus komitmen terhadap akuntabilitas pelayanan dan pemenuhan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
SPPG Lamongan Babat 01 menjelaskan bahwa setelah menerima aduan terkait menu makanan pada hari kejadian, pihaknya langsung melakukan penanganan di lapangan. Langkah tersebut meliputi penarikan makanan yang dipermasalahkan, penggantian menu, serta koordinasi dengan pihak terkait.
Menu yang Dipermasalahkan Langsung Ditarik dan Diganti
SPPG Lamongan Babat 01 menjelaskan, aduan yang diterima berkaitan dengan adanya satu potong ayam yang terindikasi belum matang secara sempurna.
Atas laporan tersebut, tim SPPG Lamongan Babat 01 segera melakukan tindakan mitigasi di lapangan. Menu yang dipermasalahkan langsung ditarik untuk mencegah kemungkinan timbulnya risiko terhadap kesehatan penerima manfaat.
Pada hari yang sama, SPPG Lamongan Babat 01 juga melakukan penggantian menu dengan makanan baru yang dinyatakan layak dan aman untuk dikonsumsi.
Penanganan Dilakukan Bersama Pihak Sekolah
SPPG Lamongan Babat 01 menyampaikan bahwa proses penggantian menu tersebut telah diterima dengan baik oleh pihak sekolah dan penerima manfaat.
Menurut pihak SPPG, persoalan terkait menu tersebut telah ditangani dan diselesaikan melalui komunikasi bersama pihak-pihak terkait. Dengan adanya penarikan dan penggantian menu, tidak ada lagi makanan yang dipermasalahkan tersebut yang diedarkan untuk dikonsumsi oleh siswa.
Penjelasan Mengenai Respons terhadap Pemberitaan
SPPG Lamongan Babat 01 juga memberikan penjelasan terkait munculnya informasi di media sosial dan pertanyaan dari sejumlah media pada saat penanganan berlangsung.
Pihak SPPG menyebutkan bahwa informasi dan pertanyaan media muncul ketika proses penanganan teknis, koordinasi, serta penarikan menu di lapangan masih berlangsung.
Kondisi tersebut menyebabkan adanya jeda komunikasi sebelum seluruh informasi mengenai penanganan dapat disampaikan secara lengkap dan utuh kepada pihak media.
SPPG Lamongan Babat 01 menegaskan bahwa penanganan terhadap aduan tetap dilakukan sejak laporan diterima, sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Langkah Evaluasi dan Penguatan Pengawasan
Sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, SPPG Lamongan Babat 01 menyampaikan telah melakukan sejumlah langkah evaluasi dan perbaikan internal guna memastikan kualitas menu MBG tetap sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Langkah-langkah tersebut meliputi:
1. Penanganan langsung di lapangan
SPPG Lamongan Babat 01 melakukan penarikan terhadap menu yang dipertanyakan dan menggantinya dengan menu baru pada Rabu (26/8/2026).
2. Koordinasi dan verifikasi lintas sektor
Kepala SPPG Lamongan Babat 01 melakukan koordinasi serta verifikasi lapangan bersama sejumlah pihak terkait, antara lain PIC sekolah SD Plaosan dan pengurus Posyandu setempat, Korcam Pendidikan, unsur Forkopimcam Babat, Danramil/unsur Koramil, Kapolsek, Kepala Desa Plaosan, serta pihak Puskesmas Babat.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan proses pelayanan MBG, termasuk aspek keamanan pangan dan kesehatan makanan yang disajikan, berjalan sesuai ketentuan.
3. Evaluasi internal dapur SPPG
SPPG Lamongan Babat 01 bersama mitra pengelola melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses kerja relawan dapur dan petugas masak.
Evaluasi mencakup pengolahan bahan mentah, proses dan durasi pematangan makanan, hingga tahapan pengendalian mutu atau quality control sebelum makanan dikemas dan didistribusikan kepada penerima manfaat.
4. Penguatan monitoring dan evaluasi
Pengawasan secara berjenjang pada setiap tahapan penyelenggaraan dan distribusi MBG diperketat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah terulangnya kejadian serupa serta memastikan makanan yang diterima siswa memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.
Komitmen Menjaga Kualitas Program MBG
SPPG Lamongan Babat 01 menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas masukan, perhatian, serta kepedulian masyarakat, media massa, dan seluruh pemangku kepentingan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
SPPG Lamongan Babat 01 menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan menu MBG yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi aspek sehat, higienis, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai bagian dari komitmen SPPG Lamongan Babat 01 terhadap keterbukaan informasi, evaluasi berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kecamatan Babat. [Red]












