TABANAN, PANTURAPOS – 4 Juni 2026 – Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) mewujudkan komitmen nyata terhadap kelestarian ekosistem makhluk hidup melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah strategis ini difokuskan pada program konservasi satwa endemik terancam punah, yakni burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi), yang dilaksanakan di Kampung Jalak Bali, Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi program pelestarian lingkungan korporat yang sepenuhnya menyatu dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) khususnya pada pilar penanganan ekosistem daratan. Melalui sinergi bersama komunitas lokal, PT PLN (Persero) berupaya memastikan populasi burung ikonik Pulau Dewata ini dapat berkembang biak dengan aman di habitat alaminya.
General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga keharmonisan alam sekitar.
“Bertepatan dengan momen Hari Keanekaragaman Hayati, bantuan TJSL ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran PT PLN (Persero) membawa dampak positif yang holistik. Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal bagi masyarakat, namun juga memikul tanggung jawab besar dalam merawat kekayaan fauna asli daerah. Penyelamatan Jalak Bali di Desa Tengkudak adalah investasi lingkungan jangka panjang demi generasi masa depan,” ujar Hendro.
Dalam program kali ini, bantuan TJSL yang diserahkan dikemas secara komprehensif guna mendukung fasilitas penangkaran dan edukasi masyarakat. Bantuan fisik yang diberikan meliputi pembangunan aviari habitasi yang menyerupai alam liar untuk proses aklimatisasi, penyediaan nestbox buatan sebagai tempat bersarang alami di pepohonan, serta pembangunan pos edukasi sebagai pusat pembelajaran satwa bagi publik.
Pendekatan program ini mengedepankan prinsip Creating Shared Value (CSV), di mana kelestarian satwa berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui kehadiran infrastruktur baru tersebut, Kampung Jalak Bali di Desa Tengkudak diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi edukasi wisata (ekowisata) baru yang potensial dan ikonik di Kabupaten Tabanan. Kawasan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai benteng pelindung keanekaragaman hayati, melainkan juga penggerak roda ekonomi kreatif masyarakat melalui kunjungan wisatawan yang ingin belajar langsung mengenai konservasi burung Jalak Bali.
Perwakilan Pegurus Kelompok Pelestari Kampung Jalak Bali Desa Tengkudak I Wayan Yudi Artana mengungkapkan rasa syukur atas dukungan penuh yang diberikan korporasi. “Dukungan fasilitas aviari, nestbox, hingga pos edukasi dari PT PLN (Persero) UIP JBTB ini melompatkan semangat kami. Fasilitas ini tidak sekadar membantu kelangsungan hidup burung Jalak Bali, tetapi juga membuka peluang besar bagi desa kami menjadi tujuan wisata edukasi terkemuka di Tabanan,” pungkasnya. (@dex)
Berita Terkait
Siaran Pers IJTI Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek, Kamis (4/6) menghadiri Konferensi Jurnalis Kampus Indonesis 2026, yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta. Konferensi yang diperuntukan bagi Lembaga Pers Mahasiswa dan mahasiswa Ilmu Komunikasi ini, merupakan yang pertama kali diadakan di Jakarta. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menginisiasi kegiatan konferensi, di tengah disrupsi teknologi dan tekanan ekonomi global maupun domestik yang berimbas pada keberlanjutan bisnis media. Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, dalam sambutannya mengatakan, kehadiran jurnalisme yang berkualitas menjadi semakin dibutuhkan, ditengah gempuran social media terus menghantam masyarakat. “Muncul harapan dari ruang-ruang akademik. Jurnalis kampus menjadi motor penggerak sekaligus pilar masa depan yang akan meneruskan keberlanjutan jurnalis profesional, independen, dan berintegritas,” kata Herik Kurniawan, Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia. Menurutnya, kegiatan konferensi menjadi wujud komitmen IJTI mendampingi, membina, dan memperkuat ekosistem pers mahasiswa, “Konferensi menjadi wadah strategis bagi para jurnalis muda untuk bertukar gagasan, meningkatkan kompetensi, dan merumuskan arah masa depan jurnalisme di tanah air,” katanya menambahkan. Disela konferensi, IJTI menggandeng kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat publikasi dan edukasi ketenagakerjaan kepada masyarakat. “Fokus utama kerja sama ini adalah menyiapkan generasi muda, khususnya jurnalis kampus, agar memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI,” kata Cris Kuntadi, Sekretaris Jenderal Kemnaker. Komitmen kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan. Kesepahaman yang berlaku selama tiga tahun ini mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kolaborasi dalam literasi ketenagakerjaan, serta pemanfaatan sarana dan prasarana. Sekjen Kemnaker mengatakan, bagi Kemnaker, media massa memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi ketenagakerjaan yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat. “Kami di Kemnaker melihat bahwa disrupsi digital adalah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan kompetensi. Kolaborasi dengan IJTI ini sangat strategis untuk melakukan upskilling dan reskilling secara berkelanjutan,” katanya. Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026, mengeluarkan beberapa rekomendasi diantaranya, menolak segala bentuk intervensi, intimidasi, maupun sensor dari rektorat, dekanat, maupun pihak luar yang mencederai independensi dan kemerdekaan pers mahasiswa. Selain itu konferensi juga menuntut Dewan Pers untuk melindungi pers kampus, dan membangun solidaritas antar lembaga pers mahasiswa untuk saling melindungi, mendampingi, dan membela serta menjaga segala bentuk tindak kriminalisasi terhadap produk jurnalistik. Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Herik Kurniawan / Ketua Umum Usmar Almarwan / Sekjen