Daerah  

Sidoarjo Nyatakan Perang Bintang di Porprov Jatim 2027: Puslatkab Digelar Tiga Tahap Demi 1.000 Poin

SIDOARJO | PANTURAPOS – Ambisi besar diusung Kabupaten Sidoarjo dalam menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027. Tidak tanggung-tanggung, daerah berjuluk Kota Delta ini langsung menargetkan titel juara umum dengan membidik raihan 1.000 poin. Langkah konkrit pun diambil melalui program pembinaan jangka panjang bertajuk The Golden Generation of Sidoarjo.

Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo, M. Rafi Wibisono, mengungkapkan bahwa akselerasi persiapan ini mutlak diperlukan demi matangnya fisik, strategi, dan mental para atlet. Berbeda dari edisi sebelumnya, Puslatkab (Pusat Latihan Kabupaten) tahun ini dibagi menjadi tiga fase terstruktur.

“Kami sengaja memulai lebih awal karena prestasi puncak tidak lahir secara instan. Pada tahap pertama yang berlangsung Oktober hingga Desember 2026 ini, kami fokuskan kepada 287 atlet dan 86 pelatih dari cabang olahraga (cabor) individu yang bersifat terukur,” ujar Rafi saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2026).

Memasuki fase kedua pada Januari 2027, skala program akan diperluas dengan melibatkan seluruh cabor, baik individu maupun beregu, dengan proyeksi melibatkan lebih dari 1.000 atlet. Rangkaian pembinaan ini nantinya ditutup dengan pemantapan akhir pada fase ketiga menjelang bergulirnya Porprov pada Juli 2027.

KONI juga aktif menggandeng pengurus cabor untuk melakukan penjaringan dan pemetaan internal secara ketat. Atlet-atlet potensial peraih medali akan terus dievaluasi, termasuk diuji kemampuannya melalui kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional guna mengukur peta kekuatan lawan se-Jawa Timur.

Di sisi lain, Bupati Sidoarjo Subandi memberikan atensi khusus terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pahlawan olahraga daerah. Ia secara tegas mewanti-wanti agar tidak ada lagi atlet potensial Sidoarjo yang “membangkang” atau pindah membela daerah lain akibat kurangnya perhatian.

“Saya tidak ingin ada lagi atlet Sidoarjo yang hijrah ke daerah lain. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama. Bagaimana caranya atlet berbakat ini kita jaga, kita bina, dan kita beri kebanggaan untuk membela daerahnya sendiri,” tegas Bupati Subandi.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Sidoarjo tidak hanya menyiapkan bonus finansial, tetapi juga jaminan masa depan jangka panjang bagi atlet berprestasi. Mulai dari akses pendidikan lewat beasiswa perguruan tinggi, jaminan kesehatan BPJS dan pendampingan medis, hingga jaminan karier profesional di dunia kerja.

“Kami telah membentuk Forum CSR. Ke depan, kebutuhan ini akan dikoordinasikan dengan perusahaan-perusahaan di Sidoarjo agar atlet berprestasi kita mendapatkan kesempatan berkarier di dunia usaha,” tambahnya.

Menutup arahannya, Bupati Subandi membakar semangat para atlet muda agar tampil maksimal demi mengharumkan nama keluarga dan daerah, dengan target minimal mempertahankan posisi runner-up atau merebut takhta juara umum Porprov Jatim 2027. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *