Daerah  

Wujud Solidaritas Sesama Driver, Pemkab Sidoarjo Rangkul Ojol Lewat Bantuan Pangan

SIDOARJO | PANTURAPOS – Wujud nyata kepedulian sosial dan solidaritas terhadap pejuang jalanan ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bertempat di Mapolresta Sidoarjo pada Jumat (4/9), sebanyak 1.000 paket beras masing-masing berbobot 5 kilogram disalurkan kepada para pengemudi ojek online (ojol).

Aksi kemanusiaan ini tidak sekadar menjadi stimulan ekonomi bagi para pengemudi, tetapi juga momentum reflektif untuk memperingati satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang berpulang setahun silam.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa sektor transportasi daring memiliki andil besar dalam menopang urat nadi perekonomian daerah. Mulai dari pendorong mobilitas warga, pengantaran logistik harian, hingga penunjang sektor UMKM kuliner.

“Kolaborasi bersama Forkopimda akan terus kita galakkan demi menjaga Sidoarjo tetap aman dan kondusif. Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan pengemudi ojol, mendapatkan perhatian nyata dari pemerintah,” ujar Subandi di sela agenda penyerahan.

Subandi menambahkan, skema bantuan pangan ini diharapkan mampu menekan beban pengeluaran rumah tangga para driver di tengah dinamika operasional lapangan yang tidak menentu.

Penyaluran bantuan di Mapolresta Sidoarjo berlangsung tertib dan efisien. Para pengemudi ojol yang telah terdata cukup melampirkan persyaratan administrasi sederhana berupa salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memverifikasi pengambilan.

Salah seorang penerima manfaat, Syahrul, mengapresiasi kemudahan prosedur penyerahan bantuan tersebut. Menurutnya, perhatian langsung dari pemangku kebijakan memberikan dorongan semangat tersendiri bagi para pekerja lapangan.

“Alhamdulillah, syaratnya sangat mudah, cukup menunjukkan KTP saja. Bantuan beras ini jelas sangat membantu dapur kami. Semoga program perhatian seperti ini bisa berjalan secara berkesinambungan,” kata Syahrul.

Apresiasi senada diutarakan Sani, driver ojol lainnya. Ia mengungkapkan tantangan profesi ‘pejuang aspal’ yang berkejaran dengan cuaca dan kondisi lalu lintas saban hari membutuhkan perhatian rutin dari pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pemkab dan Forkopimda. Harapan kami ke depan kuota bantuannya bisa terus ditambah agar semakin banyak rekan-rekan ojol yang merasakan manfaatnya,” pungkas Sani. [SWD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *