Tembus Pasar Global, 5 UMKM Binaan BI Kaltara Unjuk Gigi di ISEF 2026

TARAKAN | PANTURAPOS – Keikutsertaan lima Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan asal Kalimantan Utara (Kaltara) dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 membuahkan hasil positif. Langkah ini menjadi momentum strategis Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltara dalam mengakselerasi ekosistem industri halal serta mendorong pelaku usaha lokal menembus pasar nasional hingga internasional.

Kelima UMKM yang tergabung dalam Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA) tersebut memamerkan beragam produk terbaiknya. Di antaranya QQ Fashion Designer pada kategori Wastra & Ready to Wear, Tarasa (Lapis Tarakan) di area Halal Food, serta Juwataku, Balamok, dan Akai-akai di area Halal Mart.

Sejauh ini, partisipasi para pelaku usaha Benuanta tersebut telah membukukan transaksi sementara mencapai Rp113,69 juta. Angka ini diproyeksikan masih terus bertambah seiring penyelesaian rekapitulasi penjualan di area Halal Mart oleh panitia.

Tak hanya mencatatkan nilai penjualan yang menjanjikan, produk unggulan Kaltara juga berhasil menarik minat pasar global melalui sesi Business Matching Wastra. Produk kerajinan kain khas daerah ini memikat calon mitra bisnis asing yang berasal dari Turki, Korea Selatan, Malaysia, hingga Brunei Darussalam.

Peluang ekspansi juga datang dari industri fesyen dalam negeri. Desainer nasional Irma Sari Joeda secara khusus menyampaikan ketertarikannya untuk berkolaborasi merancang batik khas Kaltara, terutama Batik Busak Uwe asal Kabupaten Malinau. Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing kain tradisional di kancah fesyen global.

Capaian membanggakan lain diraih QQ Fashion Designer. Sebagai salah satu anggota IKRA binaan BI Kaltara, jenama ini dipercaya tampil dalam ajang bergengsi IN2MOTIONFEST x Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026. Dengan membawakan empat koleksi busana (looks) bermotif wastra lokal, QQ Fashion Designer sukses mengenalkan identitas budaya Kaltara di panggung modest fashion terbesar Indonesia.

Pihak Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para pelaku usaha secara berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas, inovasi produk, serta perluasan jejaring bisnis, BI Kaltara bersama pemerintah daerah optimis UMKM lokal tidak hanya jago di pasar domestik, tetapi juga siap menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan siap ekspor. [MT]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *