Lewat Warung KOMPAS, Polres Ngawi Bangun Komunikasi Pertama dan Solusi Bersama Warga

NGAWI | MDN – Upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga terus dilakukan oleh Polres Ngawi, Polda Jawa Timur. Melalui Satuan Binmas (Satbinmas), kepolisian setempat menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk Warung KOMPAS (Komunikasi Polisi dan Masyarakat).

Inisiatif ini dirancang sebagai ruang dialog informal tempat masyarakat dapat berinteraksi langsung, menyampaikan aspirasi, hingga mendiskusikan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Mengusung jargon “Bersama Lebih Dekat, Lebih Solutif”, Warung KOMPAS menekankan tiga fokus mendasar: mendengarkan keluhan warga, merumuskan pemecahan masalah secara kolaboratif, serta merealisasikan kepedulian melalui tindakan nyata di lapangan.

Selain berfungsi sebagai sarana penyerap aspirasi, Warung KOMPAS juga mengusung misi sosial. Saban hari Jumat usai ibadah salat Jumat, Polres Ngawi menyediakan hidangan makan dan minum gratis bagi warga yang singgah.

Kasat Binmas Polres Ngawi, AKP Agus Purwanto, S.E., mewakili Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa program ini disiapkan agar jajaran kepolisian makin akrab dan responsif terhadap kebutuhan lingkungan sekitar.

“Warung KOMPAS dihadirkan sebagai wadah kebersamaan. Kami ingin warga merasa nyaman menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya sehingga potensi masalah bisa dideteksi sejak dini dan dicarikan jalan keluar bersama,” ujar AKP Agus Purwanto saat memberikan keterangan pada Senin (12/10/2026).

AKP Agus menambahkan, kegiatan berbagi makanan gratis setiap hari Jumat merupakan sarana pendukung untuk memupuk keakraban dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Ngawi.

“Kami mengundang seluruh elemen masyarakat Ngawi untuk memanfaatkan fasilitas ini. Lingkungan yang kondusif, aman, dan harmonis hanya bisa terwujud jika komunikasi serta rasa saling peduli terus kita jaga,” pungkasnya.

Melalui keberadaan Warung KOMPAS, Polres Ngawi menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memposisikan diri sebagai mitra, pelindung, dan pengayom yang siap membantu masyarakat secara inklusif. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *