Daerah  

Tuban Tetap Bebas Rabies, DKP2P Pastikan Layanan Vaksinasi Gratis Terus Berlanjut Hingga Stok Habis

TUBAN | PANTURAPOS – Upaya menjaga Kabupaten Tuban dan Provinsi Jawa Timur agar tetap steril dari ancaman rabies terus digencarkan. Memperingati World Rabies Day (WRD) 2026, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban menggelar program vaksinasi rabies massal dan gratis bagi hewan kesayangan warga.

Kegiatan yang mengusung tema global “Stronger Together, Bersama Kita Lebih Kuat” ini dipusatkan di Kantor Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak. Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, secara resmi membuka acara tersebut dengan menekankan bahwa pencegahan rabies tidak bisa dibebankan semata kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan pemilik hewan.

“Kesadaran pemilik hewan untuk memberikan vaksin adalah kunci utama. Ini bagian penting untuk mempertahankan Tuban dan Jawa Timur tetap bebas rabies,” ujar Eko Julianto di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, momen peringatan hari rabies sedunia ini sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi publik. Pemerintah berupaya memastikan pelayanan kesehatan hewan semakin mudah dijangkau melalui pendekatan kolaboratif antara petugas, komunitas, dan pemilik anabul (anak bulu).

Di sisi lain, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban, Pipin Diah Larasati, memaparkan bahwa pihaknya menerapkan strategi jemput bola. Selain di kantor dinas, layanan ini juga disebar melalui empat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) guna mempermudah akses bagi warga.

Antusiasme masyarakat terbukti sangat tinggi. Tercatat sebanyak 174 pemilik hewan mendatangi lokasi dengan membawa total 374 ekor hewan peliharaan. Rinciannya meliputi 356 ekor kucing, 17 ekor anjing, dan bahkan 1 ekor monyet.

Guna melayani lonjakan tersebut, DKP2P menyiapkan lebih dari 400 dosis vaksin. Pipin menegaskan bahwa program ini tidak berhenti hanya pada seremoni Hari Rabies Sedunia saja.

“Vaksinasi akan terus kami berikan hingga seluruh dosis yang tersedia habis. Warga yang belum sempat hadir bisa langsung menghubungi petugas untuk penjadwalan selanjutnya,” kata Pipin. Pelaksanaan ini juga didukung penuh oleh 52 personel medis, yang terdiri atas 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 25 dokter hewan mandiri.

Dukungan positif turut datang dari komunitas pencinta hewan lokal, salah satunya Tuban Cat Lover. Perwakilan komunitas, Dewi, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemkab Tuban yang tidak hanya memberikan vaksin gratis, tetapi juga membagikan vitamin, obat tambahan, serta edukasi perawatan hewan secara cuma-cuma.

“Kami sangat terbantu. Mencintai hewan peliharaan tidak cukup hanya dipelihara, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan dan kesejahteraannya dengan baik,” pungkas Dewi.

Melalui sinergi kuat antara pemerintah, tenaga medis, dan komunitas, Pemkab Tuban optimis kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan akan terus meningkat, sekaligus memastikan wilayah Tuban senantiasa aman dari rabies. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *