Kapolres Kediri Kunjungi Marfel Bocah Kelas 5 SD Tulang Punggung Keluarga, Pastikan Negara Hadir

KEDIRI | PANTURAPOS — Ruang tamu sederhana di sebuah rumah di Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, mendadak dipenuhi keharuan pada Selasa (22/9/2026). Di tempat itulah Marfelino Dhuha Saputra (11), seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar, hari demi hari harus memikul beban berat merawat sang ibu yang menderita kelumpuhan seorang diri.

Perjuangan senyap bocah tangguh ini akhirnya mengetuk pintu hati orang nomor satu di jajaran kepolisian resor setempat. Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Ny. Ika Latif beserta Wakapolres dan Kasat Lantas, turun langsung menyambangi kediaman Marfel.

Kedatangan rombongan perwira menengah kepolisian ini bukan sekadar kunjungan kerja protokoler, melainkan wujud nyata kepekaan sosial dan kehadiran institusi Polri di tengah-tengah kesulitan masyarakat lapis bawah.

Suasana hangat langsung terasa ketika AKBP Latif memilih duduk bersila, memeluk, serta mencurahkan perhatian moril untuk menguatkan mental bocah tersebut. Tidak hanya memberikan dukungan psikologis, Kapolres Kediri juga menyerahkan paket bantuan kebutuhan pokok serta perangkat elektronik guna menunjang kelancaran aktivitas belajar Marfel di sekolah.

Menerima uluran tangan tersebut, pertahanan emosi Marfel runtuh. Dengan mata berkaca-kaca penuh air mata haru, ia menyampaikan rasa syukur yang teramat dalam kepada sang kapolres.

“Terima kasih Bapak Kapolres. Semoga Bapak sehat selalu dan panjang umur,” ucap Marfel dengan nada polos khas anak seusianya.

Bagi AKBP Latif, aksi blusukan kemanusiaan semacam ini merupakan sebuah mandat moral yang wajib ditunaikan. Menurutnya, sudah seharusnya institusi kepolisian memiliki ketajaman mata dan kepekaan telinga untuk merespons persoalan sosial sekecil apa pun yang dialami warga.

“Ketika ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, Polri harus hadir dan melihat langsung kondisinya di lapangan. Apa yang kami berikan hari ini mungkin sederhana, tetapi yang paling prinsip adalah memastikan Marfel dan keluarganya tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Kami ada di sini bersama mereka,” ungkap AKBP Latif dengan penuh empati.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan humanis seperti ini adalah inti dari pelayanan kepolisian modern. Melalui komunikasi yang tulus dan menyentuh aspek kemanusiaan, jajaran Polres Kediri Polda Jatim berkomitmen untuk terus mendeteksi permasalahan sosial secara cepat guna menghadirkan solusi yang tepat sasaran.

Kunjungan kasih ini tidak sekadar meringankan beban fisik Marfel dan keluarganya, tetapi juga menanamkan optimisme baru bahwa di balik ujian hidup yang berat, selalu ada uluran tangan hangat yang siap menguatkan. [Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *