NGAWI | PANTURAPOS — Polres Ngawi Polda Jatim meningkatkan kesiapsiagaan dan pengamanan menjelang pelaksanaan Parluh PSHT. Jajaran Polres Ngawi diminta melakukan monitoring terhadap pergerakan massa yang akan menuju wilayah Madiun untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan langkah antisipasi, penggalangan, serta memperkuat pengamanan di sejumlah titik yang menjadi jalur pergerakan massa.
Kapolres meminta agar pos penyekatan disiapkan di tiga titik krusial, yakni Keras, Budug, serta perbatasan Gerih dengan Magetan.
Sementara itu, untuk wilayah rayon barat, pengamanan diperkuat di Sambungmacan dan Sambirejo guna mengantisipasi pergerakan massa yang akan mengikuti Parluh PSHT.
“Saya minta seluruh jajaran terus melakukan monitoring dan penggalangan. Perkuat pengamanan di titik-titik yang sudah ditentukan dan lakukan langkah antisipasi secara humanis. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Prayoga.
Kapolres Ngawi juga mengimbau seluruh warga PSHT yang akan mengikuti Parluh agar menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, tidak melakukan konvoi yang berpotensi mengganggu pengguna jalan lain, serta tidak membawa barang atau benda yang dapat memicu gangguan keamanan.
“Kami mengajak seluruh peserta Parluh PSHT untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Hormati pengguna jalan lainnya, jaga sikap selama perjalanan maupun di lokasi kegiatan, dan apabila terjadi persoalan, jangan main hakim sendiri. Segera komunikasikan dengan petugas atau pihak terkait,” tambahnya, Selasa (22/9/2026)
Polres Ngawi mengedepankan langkah persuasif, komunikasi dan koordinasi bersama pengurus serta warga PSHT. Seluruh pihak diharapkan turut berperan menjaga Ngawi tetap aman, tertib dan kondusif, sehingga pelaksanaan Parluh PSHT dapat berlangsung dengan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. [*]












