Daerah  

Malam Berkilau di Jantung Kota, LNC 2026 Hidupkan Sektor Pariwisata dan Perputaran Uang Warga

LAMONGAN | PANTURAPOS — Kemeriahan malam puncak Lamongan Night Carnaval (LNC) 2026 sukses menghipnotis puluhan ribu pasang mata yang memadati rute sepanjang 2,5 kilometer di kawasan perkotaan Lamongan, Sabtu (12/9) malam.

Mengusung konsep seni pertunjukan malam hari berbalut tata cahaya lampu gemerlap, ajang yang baru menginjak tahun kedua penyelenggaraannya ini mencatat lonjakan partisipasi secara signifikan. Tercatat sebanyak 68 regu ikut ambil bagian, mulai dari pelajar tingkat SLTA, perwakilan BUMN dan BUMD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lamongan, hingga kelompok masyarakat umum.

Ragam busana karnaval kontemporer yang dipadukan dengan khazanah seni budaya lokal maupun luar daerah berhasil memantik tepuk tangan riuh penonton. Atmosfer meriah ini turut dirasakan oleh para pelancong luar kota yang sengaja hadir.

“Sangat mewah tapi tetap bernuansa tradisional yang kuat. Sangat menarik karena diadakan malam hari dengan dekorasi lampu yang luar biasa,” ujar Aisyah, salah seorang pengunjung asal Bojonegoro.

Melihat antusiasme publik yang masif, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan optimisme tinggi agar agenda ini terus berlanjut dan bertransformasi menjadi magnet wisata baru. Pihaknya bahkan membuka peluang untuk memperluas cakupan peserta hingga skala regional.

“Jika perlu, ke depan kita bisa mengundang peserta dari luar daerah. Kami berharap Lamongan Night Carnaval dapat konsisten menjadi ikon destinasi wisata baru di Lamongan,” tutur Yuhronur dalam sambutan pelepasan peserta.

Di sisi lain, perhelatan akbar ini terbukti memberikan dampak ekonomi langsung (multiplier effect) bagi masyarakat. Sepanjang jalur lintasan karnaval, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kuliner kebanjiran pembeli di tengah kemeriahan acara yang berlangsung hingga larut malam. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *