Kecelakaan Beruntun di Tikung Lamongan: Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Material Capai Jutaan Rupiah

LAMONGAN | PANTURAPOS – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lamongan-Mantup, tepatnya di Desa Bakalan Pule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (8/9) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden beruntun ini dipicu oleh kelalaian salah satu pengemudi yang nekat mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhitungkan jarak aman.

Peristiwa bermula saat mobil penumpang bernomor polisi S-1282-MJ yang dikemudikan AA (26), warga Kembangbahu, melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), AA berniat mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, karena ruang gerak dan jarak yang terlalu sempit, bagian depan mobilnya justru menghantam keras bagian belakang pikap S-8795-JG yang dikendarai EYS (47), warga Sukodadi.

Kerasnya benturan membuat kendaraan pikap tersebut terdorong hingga masuk ke lajur kanan. Pada saat bersamaan, meluncur mobil pikap bernopol N-9564-WD yang dikemudikan Nas (41), warga Kepung, Kediri dari arah berlawanan. Tabrakan lanjutan pun tak terhindarkan.

Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan olah TKP dan keterangan para saksi, kecelakaan disinyalir kuat akibat kurang hati-hatinya pengemudi mobil penumpang saat berupaya memotong jalur.

“Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Kerusakan terkonsentrasi pada fisik kendaraan, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta,” ungkap IPDA M. Hamzaid.

Imbas kecelakaan tersebut, mobil penumpang mengalami kerusakan di area depan, pikap S-8795-JG mengalami penyok di bagian depan dan belakang, sedangkan pikap N-9564-WD ringsek pada bagian depan sebelah kanan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan TKP, mengevakuasi badan kendaraan yang menutupi jalan, serta melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan berkepanjangan.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan situasi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *