Neorobos Badan Jalan Pasca-Acara Silat, Belasan Pemuda Diangkut ke Mapolres Mojokerto

MOJOKERTO, Panturapos.com |Respon sigap jajaran Polres Mojokerto Polda Jawa Timur kembali membuahkan hasil. Melalui aduan masyarakat di layanan Call Center 110, Polsek Gondang berhasil membubarkan aksi konvoi sekelompok pemuda yang memblokir Jalan Raya Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Minggu (9/8/2026) dini hari.

Aksi konvoi kendaraan bermotor tersebut merupakan rombongan peserta yang baru saja menghadiri Pengukuhan Anggota Tetap Pagar Nusa Ranting Jatirejo di Pondok Pesantren Ismul Haq, Desa Gebangsari. Padahal, pihak panitia penyelenggara dan pengurus Pagar Nusa Cabang Mojokerto sebelumnya telah menyepakati komitmen dengan kepolisian bahwa kegiatan akan berakhir tepat pukul 23.00 WIB.

Namun, selepas acara, sebagian rombongan justru bergerak secara beriringan menuju arah Gondang. Rombongan ini nekat memakai seluruh badan jalan hingga menutup lajur lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Mendapat laporan warga yang resah, piket siaga Polsek Gondang di bawah pimpinan Kapolsek AKP Ryando Ervandes Lubis langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

“Sekira pukul 01.50 WIB, sebanyak 17 pemuda beserta 20 unit sepeda motor berhasil kami amankan. Seluruhnya langsung dibawa ke Mako Polres Mojokerto dan penanganannya diambil alih oleh Satuan Reserse Kriminal,” ungkap AKP Ryando, Senin (10/8/2026).

Di Mapolres Mojokerto, para pemuda menjalani proses pendataan dan pemeriksaan intensif. Polisi memberikan pembinaan ketat terkait pentingnya menjaga ketertiban umum serta etika berlalu lintas. Khusus peserta yang masih di bawah umur, petugas memanggil orang tua atau wali untuk melakukan pendampingan. Seluruh peserta juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Dr. (C) Andi Yudha Pranata menegaskan bahwa organisasi perguruan silat harus memegang teguh nilai kedisiplinan, persaudaraan, dan pembentukan karakter positif, bukan justru memicu keresahan publik.

“Kami mengedepankan langkah persuasif dan pembinaan. Namun, apabila terdapat tindakan yang nyata mengganggu keamanan dan ketertiban umum, kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas AKBP Andi Yudha.

Kapolres mengimbau seluruh pengurus perguruan silat dan panitia acara untuk memperketat koordinasi serta bertanggung jawab penuh memastikan kepulangan anggotanya berjalan tertib tanpa ada aksi konvoi jalanan. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *