LAMONGAN | MDN — Semangat kepedulian lintas pulau dan lintas lembaga mewujud dalam aksi nyata. Donasi yang terkumpul dari Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Lintas Profesi (LSM ASLI), Lembaga Pendidikan Al Qur’an Al Muttaqin Blimbing, serta SD Islam Sultan Agung Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan — bekerja sama dengan Lembaga Sahabat Humanity — telah resmi disalurkan dan dibagikan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Proses penyaluran bantuan telah selesai dilaksanakan secara menyeluruh pada Kamis, 1 Oktober 2026. Sasaran utama penyaluran ini adalah warga di Kampung Wae Solong, Kelurahan Tiwo Kondo, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur — daerah yang terdampak cukup berat dan membutuhkan dukungan segera dari pihak-pihak yang peduli.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil kumpulan donasi yang terkumpul selama beberapa waktu belakangan. Uang saku, dana kas lembaga, sumbangan santri, sumbangan orang tua murid, serta dermawan dari berbagai kalangan disatukan dalam satu niat tulus: meringankan beban saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah jauh di sana.
Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Umum DPP LSM ASLI sekaligus Ketua Yayasan Ma’had Al Muttaqin Blimbing, menyampaikan harapan tulus atas penyaluran bantuan ini.
“Semoga bantuan yang kami salurkan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, memberi kekuatan hati, dan membawa kembali senyum di wajah mereka yang sedang tertimpa musibah. Kepada seluruh warga di Kampung Wae Solong, Kelurahan Tiwo Kondo, Kecamatan Elar, tetaplah tabah dan tetaplah bersemangat. Kita semua saling terhubung, dan aliran kebaikan ini insya Allah akan terus mengalir.”
“Semoga Allah SWT melimpahkan berkah, kesehatan, dan perlindungan kepada kita semua, serta membalas setiap kebaikan yang tulus kami rangkai bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Rodhiyatul Ravika Rani, Kepala Lembaga Pendidikan Al Qur’an Al Muttaqin Blimbing, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian lembaga pendidikan dalam merespons panggilan kemanusiaan.
“Kami mengajak seluruh warga, orang tua, dan santri untuk tidak menutup mata terhadap penderitaan saudara-saudara kita di tempat lain. Lembaga pendidikan tidak hanya bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga menumbuhkan rasa kasih sayang dan kepedulian sesama manusia. Semoga kepedulian kita dapat menguatkan langkah mereka dalam bangkit kembali,” ungkapnya.
Jujuk Hidayati, S.Ag., Kepala SD Islam Sultan Agung Blimbing, juga menyampaikan pesan semangat sekaligus teladan bagi para peserta didiknya.
“Kegiatan ini kami jadikan pembelajaran nyata bagi anak-anak: bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, dan peduli tidak harus menunggu diminta. Semoga bantuan ini bermanfaat meringankan beban warga di Manggarai Timur. Kami berdoa semoga mereka segera pulih, bangkit kembali, dan kehidupan kembali berjalan normal serta penuh berkah,” tuturnya.
Penyaluran bantuan ini ditandai dengan penyerahan langsung kepada perwakilan warga dan tokoh setempat, memastikan bantuan sampai tepat sasaran. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kepedulian lintas pulau dan lintas lembaga tetap menyatu dalam niat tulus untuk membantu sesama yang sedang tertimpa kesulitan. [WHD]










