Kapolres Bondowoso Ajak Pelajar dan Petani Tanam Jagung Bersama, Siapkan Regenerasi Pertanian Modern

BONDOWOSO | PANTURAPOS – Menyongsong peringatan Hari Tani Nasional 2026, pendekatan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Bondowoso mulai bergeser ke arah kolaborasi lintas generasi. Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso mengambil langkah strategis dengan melibatkan dunia pendidikan dan kelompok tani lokal secara bersamaan guna memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah.

Inisiatif ini ditandai dengan aksi penanaman jagung di Lahan Praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel, Bondowoso. Dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni simbolis, melainkan wujud nyata integrasi antara aparat penegak hukum, akademisi, dan petani akar rumput.

“Ketahanan pangan nasional tidak bisa dicapai hanya dari ruang kerja. Polri hari ini hadir langsung di ladang bersama para petani dan generasi muda untuk memastikan produktivitas daerah terus terjaga,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo di sela kegiatan.

Langkah kolaboratif ini berawal dari gagasan bersama dengan dr. Rasmono mengenai pentingnya optimalisasi lahan produktif di tingkat satuan pendidikan. Melalui program ini, lahan praktik sekolah disulap menjadi laboratorium hidup. Di tempat tersebut, diuji coba berbagai inovasi pupuk guna mendongkrak hasil produktivitas tanaman jagung yang nantinya dapat diaplikasikan langsung oleh kelompok tani setempat.

Aspek paling menonjol dari program ini adalah fokus pada regenerasi petani. Dengan mempertemukan siswa SMK pertanian langsung dengan para petani senior serta personel kepolisian, transfer pengetahuan praktis dapat berjalan secara efektif. Para siswa diposisikan sebagai agen perubahan yang kelak mampu membawa inovasi teknologi pertanian modern ke desa-desa mereka masing-masing.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan bibit jagung secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani dan pelajar, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman benih serentak di atas lahan praktik. Melalui sinergi ini, Polres Bondowoso optimistis kemandirian pangan di tingkat regional mampu menjadi pilar utama penyokong ketahanan pangan nasional. [Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *