Kecelakaan Kerja Maut di Pucuk Lamongan: Tabung Blescon Meledak, 1 Tewas 6 Kritis

LAMONGAN | PANTURAPOS — Insiden kecelakaan kerja berdarah mengguncang Kabupaten Lamongan. Sebuah tabung alat pembuat bata ringan di lingkungan PT Superior Prima Sukses (SPS/Blescon), Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, dilaporkan meledak pada Kamis dini hari (17/9/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Dentuman keras akibat ledakan tersebut terjadi di tengah aktivitas produksi yang melibatkan sejumlah pekerja. Akibat kejadian ini, satu orang pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara enam rekan sekerja lainnya mengalami luka bakar serius akibat sambaran panas dari alat tersebut.

Korban tewas diketahui berinisial MSF (25), seorang warga Dusun Gerdu, Desa Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, enam korban luka bakar langsung dievakuasi cepat oleh petugas bersama pihak perusahaan menuju RS Muhammadiyah Lamongan sekitar pukul 00.15 WIB guna mendapatkan penanganan medis darurat. Identitas keenam korban luka meliputi AAW (31) warga setempat; Sk (36) asal Kota Surabaya; ADR (20) dan RF (20) asal Laren; iS (36) asal Kedungpring; serta Fk (31) asal Kecamatan Turi.

Sesaat setelah kejadian, aparat dari Polsek Pucuk langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Guna kepentingan penyelidikan dan sterilisasi area, lokasi kejadian resmi ditutup sementara sejak pukul 01.50 WIB.

Polisi juga langsung memeriksa dua orang saksi dari pihak internal perusahaan, masing-masing berinisial yS (40) selaku petugas keamanan dan RH (30) selaku karyawan PT SPS. Jenazah korban meninggal kemudian menyusul dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan pada pukul 01.30 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, aparat berwenang masih mendalami penyebab pasti ledakan maut tersebut. Peristiwa ini sekaligus menjadi alarm keras bagi sektor industri terhadap pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya pada penggunaan mesin bertekanan tinggi guna mencegah terulangnya insiden serupa. [Ded]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *