Daerah  

Ciptakan Peluang UMKM Desa, Mahasiswa KKN 194 UMM Gelar Pelatihan Sabun Ramah Lingkungan di Lamongan

LAMONGAN, Panturapos.com | Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan keterampilan masyarakat perdesaan, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak 194 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring bersama ibu-ibu PKK Desa Gedongboyountung, Kabupaten Lamongan, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Gedongboyountung tersebut dirancang untuk membekali kaum perempuan dengan keterampilan praktis bernilai ekonomis. Produk yang dihasilkan tidak hanya difungsikan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tingkat desa.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh tim mahasiswa KKN Berdampak 194 UMM di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Irkham Mamungkas, S.T., M.T., serta dikoordinasikan oleh Koordinator Desa, Ahmad Dimas Putra Deva.

Sepanjang kegiatan, para peserta dibimbing secara bertahap, mulai dari pengenalan bahan baku yang aman dan ramah lingkungan, formulasi takaran presisi, hingga teknik pencampuran yang menghasilkan sabun cuci piring berkualitas tinggi, jernih, dan beraroma segar. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dari para kader PKK yang aktif berdiskusi serta mempraktikkan langsung setiap proses pembuatan.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN UMM, M. Irkham Mamungkas, S.T., M.T., mengapresiasi keaktifan para peserta dan kesiapan tim mahasiswa dalam menghadirkan program kerja yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Keterampilan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pemenuhan kebutuhan domestik harian saja, melainkan mampu dikembangkan menjadi peluang usaha kecil yang dapat menambah pendapatan keluarga,” ungkap Irkham.

Sementara itu, Koordinator Desa KKN 194 UMM, Ahmad Dimas Putra Deva, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dari mahasiswa UMM.

“Kami berharap ilmu pembuatan sabun cuci piring ini dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan oleh Ibu-ibu PKK, sehingga membawa manfaat panjang bagi kesejahteraan keluarga dan kemajuan Desa Gedongboyountung,” tuturnya.

Pemerintah Desa dan pengurus PKK Gedongboyountung menyambut hangat dan mengapresiasi inisiatif ini. Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memperkuat kemitraan strategis antara Universitas Muhammadiyah Malang dan masyarakat desa. (WHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *